“Surga Berada Di Bawah Telapak Kaki Ibu”.
Demikianlah ungkapan yang mungkin sudah sangat sering kita dengar baik itu dalam lyrik lagu, nasehat, bahkan sering kita jumpai dikaca belakang beberapa angkutan kota!!
Yach begitu tingginya kedudukan seorang “wanita” yang telah melahirkan kita sampai2 surga di ibaratkan berada di bawah telapak kakinya.
Bahkan katanya, seseorang yang durhaka pada orangtuanya dan di azab masuk neraka dapat dengan mudahnya diangkat oleh Tuhan apabila telah mendapat pengampunan dari Ibunya??

Wow betapa tinggi kemuliaan yang Tuhan berikan kepada mereka. Nach yang menjadi pertanyaan, apa yang sudah kita berikan kepada Ibu atau Bapak kita?
Sudah kah kita membahagiakan nya walau sebetulnya mereka tak pernah mengharap pamrih. Sudah tulus kah kita mendengar nasehat atau omelan yang terkadang mereka lontarkan disaat kita melakukan kesalahan dan membuat mereka kesal??
Penulis bukan nya sok tau atau apalah. Tapi penulis bisa memastikan pasti jawaban nya didominasi dengan kata “BELUM” atau “KADANG”??!

Tak ada kata malu untuk mengakuinya. Toh memang terkadang kita masih belum bisa berperilaku yang semestinya untuk menyandang status sebagai seorang”ANAK”!!
Sekali lagi penulis bukannya mau menuduh atau sok suci, tapi itulah faktanya.

Sadarkah kita bahwa didalam tubuh kita mengalir darah mereka?
Sadarkah kita Tuhan menciptakan kita melalui mereka sbg “MEDIA” nya?? Membanting pintu, menghardik atau mungkin mengeluarkan kata2 yang tidak seharusnya keluar dari mulut seorang anak seperti: KOLOT!! KAMPUNGAN!! NORAK!! Mungkin sudah menjadi kebiasaan dari sebagian kita setiap kali keinginan kita tidak mereka penuhi.

Tapi apa kah mereka dendam?? Jawaban nya TIDAK sama sekali! Bahkan kadang mereka balas dengan senyuman atau gurauan.
Dan bahkan mereka masih tetap menyebut nama kita dalam setiap doa2nya!! Ya Tuhan betapa durhakanya kita..

Nah mulai dari sekarang bagi para reader yang masih termasuk kategori diatas, cepatlah mengintropeksi diri. Tata lah diri anda agar menjadi seseorang yang betul2 pantas menyandang status sebagi seorang anak.

Senyumlah kepada mereka sekarang dengan satu senyuman, maka pasti ada seribu senyuman menanti anda disana. Sapa lah mereka dengan satu sapaan, maka pasti ada nasehat yang tak terbatas darinya.

Just say i love u Mom..Dad,,, Tulisan yang teramat singkat memang, tapi penulis rasa cukuplah untuk mengingatkan kita semua tentang apa yang sudah kita berikan pada mereka hari ini? Menit ini? Atau mungkin detik ini?

-penulis-